Kenapa memilih Universitas Widyatama

Assalamualaikum wr.wb.
Salam sejahtera bagi kita semua, kawan sebangsa dan setanah air, satu nusa satu bangsa satu INDONESIA..hehehe (lebay.com)

Melihat Judul postingan saya mungkin beberapa dari pembaca berpikir saya adalah tim marketing atau salah satu mahasiswa universitas widyatama bandung yang ingin melakukan promosi..hahaha iya emang bener. (Bener saya mahasiswanya tapi bukan marketing loh yaa.)

Ini adalah postingan pertama saya (semoga bukan yang terakhir..haha), semoga berkenan dan dapat menambah wawasan teman-teman pembaca semuanya. Sebelum saya bercerita panjang lebar, klo boleh saya mau memperkenalkan diri.( yaa boleh atu lah kan yang punya blog saya..hahaha)

nama         : Muhammad Hendry Nadial
usia           : 22 tahun (jalan 23 siy, tp klo ditanya ngakunya 22 😀 )
asal           : Medan
pekerjaan  : Saat ini programmer di salah satu software house di bandung (cita-cita saya jadi TNI..Amin mohon doanya)

Dalam kesempatan kali ini, saya ingin sharing cerita dan pengalaman saya yang saat ini menempuh S1 di Univ Widyatama Bandung, yang merupakan salah satu univ swasta favorit di kota Bandung.

Kembali flashback kala itu (Oktober 2013) saya telah menyelesaikan pendidikan D3 saya di salah satu Poiteknik Terbaik di Sumut (Politeknik Informatika Del – sekarang menjadi Institut teknologi Del). Saya mengambil Jurusan Teknik Informatika dengan lama masa studi 3 tahun, dan lulus dengan gelar Diploma dan nilai IPK yang biasa-biasa saja..hahaha (Da akumah apa atuh) . Saya ingin cerita panjang lebar tentang perjuangan kuliah kala itu (mungkin di postingan setelah ini), dikarena judul nya beda jadi di skip dlu ya :D.

Setelah lulus Kuliah saya memutuskan untuk bekerja sesuai bidang saya (dipaksa keadaan) , dan memilih mengadu nasib di kota kembang bandung 😀  (ini juga bisa dibuat jadi postingan, di lain waktu inshallah ya..haha).  Waktu itu saya berpikir untuk tidak memberatkan orang tua, dan memilih untuk hidup mandiri jauh dari orang tua untuk mencari jati diri saya (ciee gaya..padahal masih suka nangis..haha).

Singkat cerita, setahun berlalu saya bekerja dan telah punya tabungan untuk melanjutkan kuliah.
Ada banyak pilihan kala itu untuk melanjutkan S1, tapi saya masih belum bisa menentukan karena berbagai alasan dan pertimbangan yang memberatkan hmmm..seperti: besaran biasa kuliah, kualitas serta fasilitas pendidikan, alasan jarak dan lokasi,  faktor kesibukan (pekerjaan)..kerja sambil kuliah ???, dan banyak lagi lainnya.

Mengingat untuk keperluan biaya hidup saya harus masih terus bekerja, maka saya memutuskan untuk kuliah sambil bekerja. Dan atas pertimbangan lain seperti: faktor lokasi dan biaya maka saya mencari referensi dari berbagai sumber.  Sebagai informasi, di bandung (Jawa barat) ada banyak Univ negri maupun swasta yang menjadi pilihan untuk melanjutkan S1 tetapi..nah ada tapinya.

Beberapa universitas (Negri & Swasta)  hanya membuka kelas reguler saja, tidak membuka kelas karyawan. Sehingga tidak memungkinkan bagi saya(karyawan) yang kebanyakan waktunya di pakai buat bekerja dikantor  untuk dapat bekerja sambil berkuliah.

Singkat cerita, pencarian saya berakhir pada Univ Widyatama kala itu, saya tertarik dan membuka situs kampus pada http://www.widyatama.ac.id/ . Mohon maaf, disini saya tidak akan bercerita wah nya kampus ini, silahkan pembaca yang ingin tau dapat melihat situsnya sendiri atau datang langsung sekedar melihat-lihat kampusnya yang beralamat di jalan Cikutra Bandung.

Universitas widyatama memberikan kesempatan kepada para pekerja (karyawan) dengan membuka kelas khusus yang memungkinkan waktu kuliah bersifat fleksibel dengan tetap menjaga kualitas serta mutu pendidikannya. Dengan biaya kuliah yang masih terjangkau (ini menurut saya) dan dapat dicicil sungguh sangat membantu para mahasiswa tentunya.

Waktu kuliah yang fleksibel, mahasiswa dapat memilih pilihan waktu yang di jadwalkan yakni senin-jumat (malam hari) atau weekend (sabtu + eLearning), mahasiswa diharuskan mengikuti prosedur dan tata tertib perkuliahan baik tatap muka maupun eLearning (online).

Suka Duka Kuliah Di Univ Widayatama

Tentunya di sela kesibukan pekerjaan yang padat, para mahasiswa dituntut untuk dapat membagi waktu bekerja dan kuliah secara bijaksana, mengingat keduanya merupakan hal yang sama penting nya. Pada awal perkuliahan tentunya terasa berat bagi kami, dikarena waktu istirahat seusai bekerja harus dipakai buat belajar dan tidak ada kata libur (kecuali sabtu-minggu hari libur nasional). Karena pada waktu itu jumlah Mahasiswa masih terbilang sedikit karena univ widyama sendiri baru sekitar 3 tahunan membuka kelas tersebut (waktu itu tahun 2014 saya baru angkatan ke 3, kalau sekarang hitung sendiri:D ) sehingga SKS matakuliah yang kami ambil sistemnya adalah paket (wajib), dan mungkin sekarang sudah bisa konversi (silahkan di konfirmasi ke bagian layanan informasi widyatama). (ohh iya lupa..jadi karena SKS nya adalah sistem paket, kami ditargetkan lulus S1 nya selama 2 tahun dan tidak ada pengulangan setelahnya). Status kampus yang sudah ter-Akreditasi banPT jadi jangan khawatir deh, ini kampus punya standar dan mutu yang sama bagus dengan univ negri lainnya.

Saya sendiri mengambil kelas weekend, sehingga pertemuan kuliah dilakukan pada sabtu-minggu (eLearning). Perkuliahan dilakukan dari pagi hari sekitar jam 7 Pagi sampai dengan sore hari serta dengan jeda waktu untuk istirahat dan ibadah tentunya. Dosen pengampu mata kuliah yang professional dan masih muda-muda (kalau bahasa sundanya garareulis :d)  hehe, ini yang membuat perkuliahan menjadi tidak membosankan dan enjoy di kelas. Saya pribadi kalau di kelas merasa sangat nyaman buat belajar dan perlu diketahui dosen-dosen di kelas karyawan ini sangat toleransi dengan Mahasiswa nya (karena status kami juga bekerja jadi suka telat dan ga ngumpulin tugas..hehe maklum super sibuk :D. Ini tidak boleh dicontoh yaa!!!).

Saya sampai saat ini masih tengah menjalani perkuliahan disana, dan belum tau pada akhir nya bagaimana 😀 (Semoga lulus tepat waktu dan dengan nilai yang bagus..Amin).  Cerita saya sudahi sampai disini, semoga para pembaca mendapatkan pencerahan dari sedikit kisah yang saya sharing. Jadi yang ingin melanjutkan studi lagi, silahkan dipertimbangkan dengan mateng dan bijaksana :D. Ingat, dimanpun kamu kuliah dan sebagus apapun kampus nya, kampus tidak dapat menjamin 100% keberhasilan kamu di masa depan, melainkan usaha, kerja keras serta kemauan belajar dari diri kamu sendiri.

Salam, terima kasih sudah membaca 😀

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *